Salam sejahtera saya ucapkan kepada sobat blogger yang senantiasa .............
Wuich kaya’ mau pidato aja ......, hehehhhe...
Ocey langsung aja dach, bagi downloader_downloader yang selalu aktif dalam kinerjanya, yaitu ngedownload, pasti kebanyakan dari sobat menggunakan alat transfer download/ perantara download/ apa aja dach....... maklum pemula, belum tau namanya..... dengan menggunakan IDM, dari IDM sendiri ni kebanyakan membutuhkan SN, bila dari sobat ngerasa ribet / pucing, langsung aja pakai cara yang ini,:
Eh bentar.......... Dan perlu sobat ketahui, dari keseluruhan versi idm bisa sobat jadikan full crack .... lumayan kan, berikut ini caranya ;
1. Ekstrak folder IDM ( silahkan download IDM 6.05 BUILD 12 FULL VERSION di desktop anda. Bagi yang belum punya.
Instal file application IDM cekarang juga.
Setelah terinstal sobat akan disuruh mengisi SN, klik close saja. Karena kita menggunakan full crack.
Masuk ke windows explorer, cari dimana sobat meletakkan file IDM tersebut.
Kalau sudah ketemu, klik kanan terus pilih Run as administrator.
Selanjutnya IDM sobat bisa di gunakan. Mudah kan.....
Ocey selamat mencoba..........
HAKIKAT DARI MARAH
Monday, 9 May 2011
Diterangkan dalam kitab IHYA’ ‘ULUMUDDIN sebagai berikut :
Marah itu bagaikan api yang tersembunyi di dalam hati seperti bara di bawah batu. Barang kali ia termasuk api yang dari itu setan diciptakan.
Manusia itu diberi sifat marah untuk membela diri. Ia adalah kekuatan yang timbul dari batinnya. Allah menciptakan di dalam batin manusia. Apabila timbul reaksi keras terhadap lawannya, api merah menyala dan bergejolak sehingga darah di jantung mendidih dan tersebar di urat-urat, naik ke atas badan seperti naiknya api atau air yang mendidih.
Apabila tertuang pada kulit, maka dia pun menjadi merah. Apabila begitu marah itu tertuju pada orang yang di bawahnya dan orang itu merasa takut, maka darahnya menyempit menjadi kesedihan serta menjadi kuning warnanya. Apabila marah itu tertuju pada orang yang seimbang dengannya, maka sekali waktu darah itu menyempit dan sedang waktu mengembang sehinggga terkadang menjadi kuning, dan terkadang menjadi merah.
Ringkasnya tempat amarah adalah JANTUNG. Artinya darah jantung mendidih untuk menuntut balas.
KEBURUKAN MARAH
Diriwayatkan oleh abu hurairah bahwa seorang laki-laki berkata “ Ya Rosulullah, suruhlah aku mengerjakan suatu amal dan aku lakukan sedikit”.
Beliau berkata “ jangan marah”
Kemudian orang itu berkata lagi.
Maka Nabi SAW. Berkata,” jangan marah”.
Dari ibnu mas’ud, Nabi SAW. Bersabda,” apakah orang yang kuat itu menurut kalian ?”
Kami menjawab,” orang yang tidak dapat dijatuhkan oleh orang lain di waktu bergulat”.
Nabi SAW. Menjawab,” bukan begitu, tetapi orang yang dapat menguasai dirinya di waktu marah.
Nabi SAW. Bersabda,” tidaklah seorang marah, melainkan ia mendekati jahannam.
Cukup sampai sini dulu ea........ semoga bemanfaat.
Marah itu bagaikan api yang tersembunyi di dalam hati seperti bara di bawah batu. Barang kali ia termasuk api yang dari itu setan diciptakan.
Manusia itu diberi sifat marah untuk membela diri. Ia adalah kekuatan yang timbul dari batinnya. Allah menciptakan di dalam batin manusia. Apabila timbul reaksi keras terhadap lawannya, api merah menyala dan bergejolak sehingga darah di jantung mendidih dan tersebar di urat-urat, naik ke atas badan seperti naiknya api atau air yang mendidih.
Apabila tertuang pada kulit, maka dia pun menjadi merah. Apabila begitu marah itu tertuju pada orang yang di bawahnya dan orang itu merasa takut, maka darahnya menyempit menjadi kesedihan serta menjadi kuning warnanya. Apabila marah itu tertuju pada orang yang seimbang dengannya, maka sekali waktu darah itu menyempit dan sedang waktu mengembang sehinggga terkadang menjadi kuning, dan terkadang menjadi merah.
Ringkasnya tempat amarah adalah JANTUNG. Artinya darah jantung mendidih untuk menuntut balas.
KEBURUKAN MARAH
Diriwayatkan oleh abu hurairah bahwa seorang laki-laki berkata “ Ya Rosulullah, suruhlah aku mengerjakan suatu amal dan aku lakukan sedikit”.
Beliau berkata “ jangan marah”
Kemudian orang itu berkata lagi.
Maka Nabi SAW. Berkata,” jangan marah”.
Dari ibnu mas’ud, Nabi SAW. Bersabda,” apakah orang yang kuat itu menurut kalian ?”
Kami menjawab,” orang yang tidak dapat dijatuhkan oleh orang lain di waktu bergulat”.
Nabi SAW. Menjawab,” bukan begitu, tetapi orang yang dapat menguasai dirinya di waktu marah.
Nabi SAW. Bersabda,” tidaklah seorang marah, melainkan ia mendekati jahannam.
Cukup sampai sini dulu ea........ semoga bemanfaat.
Subscribe to:
Posts (Atom)